Bab 544
Author: Ipak Munthe
last update2023-02-28 21:22:51

Pikiran Nada benar-benar tidak baik-baik saja, bahkan lagi-lagi sampai larut malam begini Tama belum juga kembali.

Ini sudah berulang kali terjadi, bahkan satu Bulan pernikahan Tama terus saja seperti ini.

Semakin menjadi-jadi dan membuat Nada bingung.

Nada pun memutuskan untuk mencarinya di tempat hiburan malam, meskipun awalnya ragu.

Tetapi akhirnya Nada pun membulatkan tekadnya, lagipula bukankah biasanya Tama sangat suka berada di sana?

Bukankah itu adalah tempat yang selalu dikunjungi oleh
Continue to read this book for free
Scan the code to download the app

Latest Chapter

  • Ucapan Terima Kasih

    Hay semuanya.Semoga kita semua selalu ada dalam lindungan sang pencipta.Saya ucapkan terima kasih kepada semua para pembaca setia saya, dimana kalian sudah mengikuti cerita ini sampai selesai.Sedikit bercerita tentang buku ini.Saya tidak pernah menyangka bahwa novel ini bisa mendapatkan banyak pembaca.Menurut saya pribadi, pembaca sampai 3M itu tidak sedikit dan tidak semua orang bisa mendapatkannya.Di buku ini banyak kekurangannya, mulai dari tulisan dan juga mungkin isi yang kurang berkenan di hati pembaca setia saya ucapkan maaf kepada kalian semua.Namun, saya juga ingin mengatakan bahwa, saya bukan seorang penulis hebat.Saya pun tidak pernah hobi dalam menulis, begitu juga dengan membaca.Kedua hal ini sangat saya hindari sejak dulu.Tetapi, mendadak hati saya tertantang karena pernah membaca novel yang menurut saya tidak masuk akal.Hingga saya pun memutuskan untuk menuliskan sebuah buku.Dari sana saya mulai berpikir bahwa menulis tidak seburuk dan melelahkan seperti yan

  • Bab 669

    Kinanti berdiri di balkon kamarnya, malam terasa semakin dingin. Namun, matanya engan terpejam, bayang-bayang luka penuh dengan nestapa membuatnya kembali pada masa lalu yang sudah lama terkubur dalam.Kejadian itu yang menyeretnya masuk pada kehidupan Adam, keinginan ingin pergi jauh dan melupakan apa yang terlah terjadi justru semua tidak sesuai dengan harapan.Nyatanya, semakin mencoba untuk menjauh, semakin banyak pula rintangan yang dia lalui.Hingga, akhirnya benar-benar tak bisa lepas dari jerat Adam.Semuanya tak sampai dengan baik-baik saja, nyatanya luka berbalut air mata begitu menusuknya hingga seperti tidak tahu lagi harus berbuat apa.Karena, kenyataan terus saja memaksa, meskipun luka yang tertusuk sudah tak mampu lagi untuk di tahan."Sayang."Kehadiran Adam membuat Kinanti pun tersadar dari lamunanya.Lamunan yang membuatnya hanyut dalam masa lalu untuk sejenak saja.Sejenak namun cukup membuat dirinya merasa kembali pada masa lalu itu."Mas, udah pulang?""Udah, dari

  • Bab 668

    Bulir-bulir air mata pun jatuh dari pelupuk mata, Mentari begitu terharu saat dokter mengatakan dirinya tengah berbadan dua.Bahkan kehamilannya sudah memasuki 6 Minggu.Selama ini sering kali merasa tidak nyaman pada bagian perutnya, tapi Mentari memilih tidak perduli.Hingga akhirnya jatuh pingsan saat sedang memeriksa pasiennya.Bertapa dirinya begitu terkejut bercampur bahagia karena mendengarkan hasil pemeriksaan dokter.Di saat beneran bulan yang lalu program kehamilan yang telah di jalaninya gagal, membuat harapannya seakan berakhir pula dengan putus asa."Sayang, kamu baik-baik saja?"Fikri yang baru saja sampai di buat bingung karena melihat tingkah istrinya.Dirinya sengaja meninggalkan rapat karena mengetahui keadaan Mentari yang sempat tidak sadarkan diri."Abang, Tari hamil," Mentari langsung menghambur memeluk suaminya.Rasanya sungguh sangat luar biasa dan membuat bahagia tanpa bisa di tutupi sama sekali.Begitu pun juga dengan Fikri yang begitu terkejut mendengarnya."

  • Bab 667

    "Tidak usah terbebani dengan yang saya katakan, ya sudahlah. Karena, kalian pun sudah menikah dan Mami minta hadiah aja dari kalian. Cepat berikan Mami cucu ya," ujar Zahra.Membuat Sarah terkejut mendengarnya, sungguh tidak pernah terpikirkan sebelumnya tentang semua itu.Bahkan Zahra sendiri yang meminta padanya, Zahra menyadari keterkejutan yang dirasakan oleh Sarah.Tapi Zahra tidak perduli sama sekali, karena menantunya dan juga anaknya harus meminta maaf padanya."Kalian berdua harus berjuang keras untuk cucu, kalau tidak Mami pingsan lagi."Mata Sarah pun melebar mendengarnya, sungguh ini adalah sesuatu yang teramat sangat tidak pernah terlintas di benaknya."Tante, jangan pingsan lagi. Saya akan merasa bersalah nanti," kata Sarah dengan panik."Tante?"Zahra pun bertanya karena kesal Sarah memanggilnya dengan sebutan --Tante--Sarah yang terlalu panik, kini bercampur bingung hanya bisa diam karena tidak mengerti."Mami! Kamu panggil saya, Mami. Seperti suami mu!" Tegas Zahra.

  • Bab 666

    Sarah pun melihat Dava dengan wajah cemas, perasaannya masih saja tidak tenang karena memikirkan keadaan Zahra.Merasa bersalah karena membuat Zahra sampai jatuh pingsan, bahkan kedua tangannya saling meremas.Bertambah lagi keringat dingin yang terus saja membanjiri tubuhnya."Mami, mau ketemu sama kamu."Dava pun memegang tangan Sarah, berniat untuk pergi bersama dengan dirinya menunju kamar kedua orang tuanya.Dimana Zahra sudah menunggu di sana, sungguh Sarah sangat tidak nyaman dengan keadaan yang seperti ini.Rasa bersalah terlalu besar di hatinya, hingga dirinya menjadi demikian."Kenapa?" Dava pun mengurungkan langkah kakinya saat akan melangkah.Karena, Sarah yang hanya tampak diam. Sepertinya tidak ingin untuk ikut dengan dirinya."Pak Dava, aku pulang aja, ya," kata Sarah dengan ragu."Kenapa? Mami, mau bertemu dengan kamu.""Sarah, nggak berani, Pak. Sarah, takut."Dava pun memilih untuk menatap wajah Sarah dengan serius, dirinya mengerti dengan keadaan Sarah saat ini."Kam

  • Bab 665

    "Mami, abis mimpi. Mimpi aneh, dalam mimpinya kamu tiba-tiba pulang bawa istri," Zahra pun memijat kepalanya yang masih terasa pusing.Dirinya melihat Dava yang berdiri tak jauh dari ranjangnya.Seakan wanita itu benar-benar terbangun dari tidur dan juga mimpi buruknya yang cukup menyeramkan itu."Gimana bawa istri? Menikah juga belum, Mami pusing kenapa bisa bermimpi seperti itu? Mungkin, karena terlalu lelah. Mami, butuh istirahat, soalnya mimpinya seperti nyata," Zahra pun mengusap wajahnya hingga beberapa kali.Menenangkan diri setelah terbangun dari hal yang dia anggap adalah sebuah mimpi.Lantas bagaimana dengan Dava setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Zahra?Dava pun berjalan ke arah Zahra, kemudian duduk di sisi ranjang berdekatan dengan sang Mami.Dava ingin berbicara dengan serius, berharap pula tidak lagi pingsan. Bagaimana pun dirinya memang salah, menikah tanpa meminta izin kepada orang tuanya sama sekali. Sangat tidak dibenarkan.Maka dari itu Dava ingin dimaafkan

More Chapter

Reader Comments

Haaaa....kok bisa Keyla menjadi istri tama lagi, what...duch...karma sakitnya Kinanti dirasakan Nada, seperti nya sakit banget, ahhhhhhh

alur cerita nya sama seperti orang tua mereka. apa ini yg namanya karma

hati saya terasa sakit baca d bab ini . karena saya dlu pernah berada d posisi nada .. sakitnya kecewa marah tp tak bs berbuat apa²......

Aku paling GAK SUKA ada laki² yg punya sifat kyak Tama. Iya aku tau, Tama mau nikahi Keyla krn Mama Mira membutuhkan donor dari Keyla dg bayaran Tama harus menikahi Keyla kembali. Tapi tetap saja, seorang suami yg sedikit saja mempunyai rahasia kpd istrinya yakni Nada, alamat rmh tangganya gk tenang

jahat banget sih ceritanya kok bikin mangkel..and mewek.... pake ada selingkuhan segala.....

bener" GK tau diri si Tama dan Kayla

brensek si tama ............

kpn sih endingnya capek bacanya kalau bkn krna lenasaran uda malan baca cerita ini terlalu berbelit

kok ceritanya jd pusing sih s tama na musingkeun

kok ceritanya tambah muter-muter sih

ko jdi gini cerita y tama kena guna guna ap jahat beget klu memag S tama blik K mantan y

panjang sngt novel ni.tak hbis²... geramnya

hah klw Tama ada di hadapanku udh aku congkel. Sampek aku gemetar bacanya.. kasian sama nada

what sudah jd istrinya lagi

tama punya anak ma keyla iya kan thor

males baca, KLO gini ceritanya

sakit hati liat tama

bc bab ini perut mules ya, kok bisa Keyla jd isterinya Tama lg to, mudahan ketahuan Fikri, kasihannya Nada

kasian nada diduain ,,jadi gak seru ,.

nah lho....kenapa ini...ada apa dgn Tama...kasian nada...

ceritanya terlalu muter muter

lah kok Tama kayak Dion sihhh ???? cerai aja Nada jgn pernah kembali sama suami gak tau diri itu

gak tamat tamat ceritanya..... terlalu berbelit belit

ko ini kenapa cerita ya muter2 seperti kinanti

appaan sih kok jadi gini alurnya aaah

bisa²nya Tama kaya gitu,nyebelin ih

sakitnya hatiku ..knp Tama gitu...

aku juga kesel udh thor kan kasihan nada dikejar ditinggal jadi pingin liyat tama di hajar kakak sama ayah nya nada

nyesek ko istrinya

ksian gw mah sm nada cm di jadiin boneka doang, moga Kel nada tau biar di hajar si Tama itu

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on MegaNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
Scan code to read on App