Bab 244
Author: Ipak Munthe
last update2022-09-10 10:55:10

"Coba berikan aku sedikit cara agar kami bisa dekat kembali, agar Renata tidak menganggap dirinya asing untuk ku."

"Baiklah, tunggu sebentar," Adam sejenak pergi kemudian kembali lagi dengan sebotol minuman.

"Kau gila!" Zidan seketika berdiri saat melihat Adam membawa sebotol minuman, Zidan tidak mungkin meminumnya dan pasti Renata malah membencinya.

"Kau dan Renata harus selayaknya suami istri, dan tunjukkan cinta mu padanya. Perhatian kecil sangat penting dalam berumah tangga," Adam pun membe
Continue to read this book for free
Scan the code to download the app

Latest Chapter

  • Ucapan Terima Kasih

    Hay semuanya.Semoga kita semua selalu ada dalam lindungan sang pencipta.Saya ucapkan terima kasih kepada semua para pembaca setia saya, dimana kalian sudah mengikuti cerita ini sampai selesai.Sedikit bercerita tentang buku ini.Saya tidak pernah menyangka bahwa novel ini bisa mendapatkan banyak pembaca.Menurut saya pribadi, pembaca sampai 3M itu tidak sedikit dan tidak semua orang bisa mendapatkannya.Di buku ini banyak kekurangannya, mulai dari tulisan dan juga mungkin isi yang kurang berkenan di hati pembaca setia saya ucapkan maaf kepada kalian semua.Namun, saya juga ingin mengatakan bahwa, saya bukan seorang penulis hebat.Saya pun tidak pernah hobi dalam menulis, begitu juga dengan membaca.Kedua hal ini sangat saya hindari sejak dulu.Tetapi, mendadak hati saya tertantang karena pernah membaca novel yang menurut saya tidak masuk akal.Hingga saya pun memutuskan untuk menuliskan sebuah buku.Dari sana saya mulai berpikir bahwa menulis tidak seburuk dan melelahkan seperti yan

  • Bab 669

    Kinanti berdiri di balkon kamarnya, malam terasa semakin dingin. Namun, matanya engan terpejam, bayang-bayang luka penuh dengan nestapa membuatnya kembali pada masa lalu yang sudah lama terkubur dalam.Kejadian itu yang menyeretnya masuk pada kehidupan Adam, keinginan ingin pergi jauh dan melupakan apa yang terlah terjadi justru semua tidak sesuai dengan harapan.Nyatanya, semakin mencoba untuk menjauh, semakin banyak pula rintangan yang dia lalui.Hingga, akhirnya benar-benar tak bisa lepas dari jerat Adam.Semuanya tak sampai dengan baik-baik saja, nyatanya luka berbalut air mata begitu menusuknya hingga seperti tidak tahu lagi harus berbuat apa.Karena, kenyataan terus saja memaksa, meskipun luka yang tertusuk sudah tak mampu lagi untuk di tahan."Sayang."Kehadiran Adam membuat Kinanti pun tersadar dari lamunanya.Lamunan yang membuatnya hanyut dalam masa lalu untuk sejenak saja.Sejenak namun cukup membuat dirinya merasa kembali pada masa lalu itu."Mas, udah pulang?""Udah, dari

  • Bab 668

    Bulir-bulir air mata pun jatuh dari pelupuk mata, Mentari begitu terharu saat dokter mengatakan dirinya tengah berbadan dua.Bahkan kehamilannya sudah memasuki 6 Minggu.Selama ini sering kali merasa tidak nyaman pada bagian perutnya, tapi Mentari memilih tidak perduli.Hingga akhirnya jatuh pingsan saat sedang memeriksa pasiennya.Bertapa dirinya begitu terkejut bercampur bahagia karena mendengarkan hasil pemeriksaan dokter.Di saat beneran bulan yang lalu program kehamilan yang telah di jalaninya gagal, membuat harapannya seakan berakhir pula dengan putus asa."Sayang, kamu baik-baik saja?"Fikri yang baru saja sampai di buat bingung karena melihat tingkah istrinya.Dirinya sengaja meninggalkan rapat karena mengetahui keadaan Mentari yang sempat tidak sadarkan diri."Abang, Tari hamil," Mentari langsung menghambur memeluk suaminya.Rasanya sungguh sangat luar biasa dan membuat bahagia tanpa bisa di tutupi sama sekali.Begitu pun juga dengan Fikri yang begitu terkejut mendengarnya."

  • Bab 667

    "Tidak usah terbebani dengan yang saya katakan, ya sudahlah. Karena, kalian pun sudah menikah dan Mami minta hadiah aja dari kalian. Cepat berikan Mami cucu ya," ujar Zahra.Membuat Sarah terkejut mendengarnya, sungguh tidak pernah terpikirkan sebelumnya tentang semua itu.Bahkan Zahra sendiri yang meminta padanya, Zahra menyadari keterkejutan yang dirasakan oleh Sarah.Tapi Zahra tidak perduli sama sekali, karena menantunya dan juga anaknya harus meminta maaf padanya."Kalian berdua harus berjuang keras untuk cucu, kalau tidak Mami pingsan lagi."Mata Sarah pun melebar mendengarnya, sungguh ini adalah sesuatu yang teramat sangat tidak pernah terlintas di benaknya."Tante, jangan pingsan lagi. Saya akan merasa bersalah nanti," kata Sarah dengan panik."Tante?"Zahra pun bertanya karena kesal Sarah memanggilnya dengan sebutan --Tante--Sarah yang terlalu panik, kini bercampur bingung hanya bisa diam karena tidak mengerti."Mami! Kamu panggil saya, Mami. Seperti suami mu!" Tegas Zahra.

  • Bab 666

    Sarah pun melihat Dava dengan wajah cemas, perasaannya masih saja tidak tenang karena memikirkan keadaan Zahra.Merasa bersalah karena membuat Zahra sampai jatuh pingsan, bahkan kedua tangannya saling meremas.Bertambah lagi keringat dingin yang terus saja membanjiri tubuhnya."Mami, mau ketemu sama kamu."Dava pun memegang tangan Sarah, berniat untuk pergi bersama dengan dirinya menunju kamar kedua orang tuanya.Dimana Zahra sudah menunggu di sana, sungguh Sarah sangat tidak nyaman dengan keadaan yang seperti ini.Rasa bersalah terlalu besar di hatinya, hingga dirinya menjadi demikian."Kenapa?" Dava pun mengurungkan langkah kakinya saat akan melangkah.Karena, Sarah yang hanya tampak diam. Sepertinya tidak ingin untuk ikut dengan dirinya."Pak Dava, aku pulang aja, ya," kata Sarah dengan ragu."Kenapa? Mami, mau bertemu dengan kamu.""Sarah, nggak berani, Pak. Sarah, takut."Dava pun memilih untuk menatap wajah Sarah dengan serius, dirinya mengerti dengan keadaan Sarah saat ini."Kam

  • Bab 665

    "Mami, abis mimpi. Mimpi aneh, dalam mimpinya kamu tiba-tiba pulang bawa istri," Zahra pun memijat kepalanya yang masih terasa pusing.Dirinya melihat Dava yang berdiri tak jauh dari ranjangnya.Seakan wanita itu benar-benar terbangun dari tidur dan juga mimpi buruknya yang cukup menyeramkan itu."Gimana bawa istri? Menikah juga belum, Mami pusing kenapa bisa bermimpi seperti itu? Mungkin, karena terlalu lelah. Mami, butuh istirahat, soalnya mimpinya seperti nyata," Zahra pun mengusap wajahnya hingga beberapa kali.Menenangkan diri setelah terbangun dari hal yang dia anggap adalah sebuah mimpi.Lantas bagaimana dengan Dava setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Zahra?Dava pun berjalan ke arah Zahra, kemudian duduk di sisi ranjang berdekatan dengan sang Mami.Dava ingin berbicara dengan serius, berharap pula tidak lagi pingsan. Bagaimana pun dirinya memang salah, menikah tanpa meminta izin kepada orang tuanya sama sekali. Sangat tidak dibenarkan.Maka dari itu Dava ingin dimaafkan

More Chapter

Reader Comments

Bab nya pendek, iklan nya ngalahin bab nya, lebih lama nonton iklan dari pada baca bab nya, asataga.. Apakah Renata dab Zidan benar bisa berdamai dengan keadaan, bisa bahagia.

dikit banget satu babnya

maksud dokter gila itu kmu belaga mabuk kmu meracau mulut kmu ngoceh aja apake yg kmu oceh biar renata tau semua isi hati mu dn renata sadar kasian tapi Zidan g bisa memeranin nya ...

sedih bnget lg asyik baca eh tau2 bntl udah basah kena air mata......

author ceritanya jgn panjang2 episodenya biar gk bosan nunggu endingnya

g terasa aku ikut menangis ....keadaan Renata sama dgn aku sekrang walaupun beda kisah .....

anjut donk tor LG seru nih

eh eh ehh, ikut jg neteskan air mata

Renata maafkanlah zidan

bahagialah Zidan bersama renata

sayagin dan hargain sebagai sorg istri dokter zidan

sedih banget

baca bab ini sambil dengerin backsoundnya glimpse of us omg ak nangisssssss ............ renata ak padamuuu ............

sedihhhh bagian ini

duh bikin mewek ceritanya

ikutan nangis.. renata kamu wanita hebat dan kuat sekali.. ...

betul kk.. mending cari rmh baru.. trs sering ja peluk renata.. biar ada kehangatan..

ya allah malah ikut nangis liat renata rapuh kayak gitu.....

dielus dan dipeluk, kecup keningnya, tunjukkan cinta dan sayangmu mas Zidannnn jangan cuman diam

aduh maaf kak, salah kamar sepertinya yak, masuknya kok kesini, hehe

dielus dan dipeluk to mas Zidaannnn... tunjukkan cinta dan sayangmu ke Renata, jangan banyak diam lalu berharap wanita mengerti hatimu wanita butuh pengakuan bahwa kau mencintainya, butuh bukti bahwa cinta itu nyata adanya asal tak ada org lain, hati wanita mudah luluh kok dg cinta yg bener2 tulus

renata butuh dokter psikolog kayaknya dan agar bisa membuka hati untuk km lagi , kalo bisa mending cari rumah lg untuk kaliam tinggali agar tak sll mengingat masa lalu yg menyesakkan renata

Thor utang kisah cinta Ferdian dan Zahra. berarti novel ini masih panjang episode nya

mantap tor, tor mana cerita Serena bayu

Satu satunya pernikahan dengan segala rencana matang di novel ini adalah Pernikahan Adam dan Renata... Tapi sayang sekali, pernikahan nya tidak lama.

di Novel ini semua nikah mendadak ya.. Adam sama Kinanti Nikah mendadak karna hamil duluan, Renata nikah sama zidan demi kinanti rujuk dengan adam. bayu nikah sama serena karna kesalahpahaman, sekarang ferdian nikah sama zahra karna takut bikin malu tamu undangan.

thor... bikin dong statemant zidan datangin adik nya si serena buat bantu ambil hatu renata. kan bisa aja serena ngomong kek kakak ipar nya,

kurang setuju sih kalau zidan dikit sikit nanya ke adam... seharusnya kan nanya ke serena , adik nya. kan bisa nanya tuh karna mereka sama sama wanita. ini kenapa lari ke adam? karna mantan istri??? adam juga dulunya sering abaikan renata.

love deh buat author pagi2 update nya lancar...

makasi ya thor pagi2 udah update sehat terus ya

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on MegaNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
Scan code to read on App