Bab 346
Author: Ipak Munthe
last update2022-11-03 17:28:34
Beberapa Bulan kemudian, Serena pun melahirkan seorang Bayi perempuan yang diberi nama Diva.

Bayi mungil itu terlihat sangat cantik, dengan berat badan normal.

"Cucu Oma," Dara tampak begitu bahagia melihat kehadiran cucu keduanya, dirinya kini sudah tinggal bersama Bayu dan Serena di rumah baru yang di berikan Bayu untuk Serena sebagai hadiah karena sudah melahirkan dua anak nya.

"Wah lucu sekali," Kinanti pun tersenyum melihat Diva, tidak menyangka kini mereka semua sudah memiliki anak-anak ya
Continue to read this book for free
Scan the code to download the app

Latest Chapter

  • Ucapan Terima Kasih

    Hay semuanya.Semoga kita semua selalu ada dalam lindungan sang pencipta.Saya ucapkan terima kasih kepada semua para pembaca setia saya, dimana kalian sudah mengikuti cerita ini sampai selesai.Sedikit bercerita tentang buku ini.Saya tidak pernah menyangka bahwa novel ini bisa mendapatkan banyak pembaca.Menurut saya pribadi, pembaca sampai 3M itu tidak sedikit dan tidak semua orang bisa mendapatkannya.Di buku ini banyak kekurangannya, mulai dari tulisan dan juga mungkin isi yang kurang berkenan di hati pembaca setia saya ucapkan maaf kepada kalian semua.Namun, saya juga ingin mengatakan bahwa, saya bukan seorang penulis hebat.Saya pun tidak pernah hobi dalam menulis, begitu juga dengan membaca.Kedua hal ini sangat saya hindari sejak dulu.Tetapi, mendadak hati saya tertantang karena pernah membaca novel yang menurut saya tidak masuk akal.Hingga saya pun memutuskan untuk menuliskan sebuah buku.Dari sana saya mulai berpikir bahwa menulis tidak seburuk dan melelahkan seperti yan

  • Bab 669

    Kinanti berdiri di balkon kamarnya, malam terasa semakin dingin. Namun, matanya engan terpejam, bayang-bayang luka penuh dengan nestapa membuatnya kembali pada masa lalu yang sudah lama terkubur dalam.Kejadian itu yang menyeretnya masuk pada kehidupan Adam, keinginan ingin pergi jauh dan melupakan apa yang terlah terjadi justru semua tidak sesuai dengan harapan.Nyatanya, semakin mencoba untuk menjauh, semakin banyak pula rintangan yang dia lalui.Hingga, akhirnya benar-benar tak bisa lepas dari jerat Adam.Semuanya tak sampai dengan baik-baik saja, nyatanya luka berbalut air mata begitu menusuknya hingga seperti tidak tahu lagi harus berbuat apa.Karena, kenyataan terus saja memaksa, meskipun luka yang tertusuk sudah tak mampu lagi untuk di tahan."Sayang."Kehadiran Adam membuat Kinanti pun tersadar dari lamunanya.Lamunan yang membuatnya hanyut dalam masa lalu untuk sejenak saja.Sejenak namun cukup membuat dirinya merasa kembali pada masa lalu itu."Mas, udah pulang?""Udah, dari

  • Bab 668

    Bulir-bulir air mata pun jatuh dari pelupuk mata, Mentari begitu terharu saat dokter mengatakan dirinya tengah berbadan dua.Bahkan kehamilannya sudah memasuki 6 Minggu.Selama ini sering kali merasa tidak nyaman pada bagian perutnya, tapi Mentari memilih tidak perduli.Hingga akhirnya jatuh pingsan saat sedang memeriksa pasiennya.Bertapa dirinya begitu terkejut bercampur bahagia karena mendengarkan hasil pemeriksaan dokter.Di saat beneran bulan yang lalu program kehamilan yang telah di jalaninya gagal, membuat harapannya seakan berakhir pula dengan putus asa."Sayang, kamu baik-baik saja?"Fikri yang baru saja sampai di buat bingung karena melihat tingkah istrinya.Dirinya sengaja meninggalkan rapat karena mengetahui keadaan Mentari yang sempat tidak sadarkan diri."Abang, Tari hamil," Mentari langsung menghambur memeluk suaminya.Rasanya sungguh sangat luar biasa dan membuat bahagia tanpa bisa di tutupi sama sekali.Begitu pun juga dengan Fikri yang begitu terkejut mendengarnya."

  • Bab 667

    "Tidak usah terbebani dengan yang saya katakan, ya sudahlah. Karena, kalian pun sudah menikah dan Mami minta hadiah aja dari kalian. Cepat berikan Mami cucu ya," ujar Zahra.Membuat Sarah terkejut mendengarnya, sungguh tidak pernah terpikirkan sebelumnya tentang semua itu.Bahkan Zahra sendiri yang meminta padanya, Zahra menyadari keterkejutan yang dirasakan oleh Sarah.Tapi Zahra tidak perduli sama sekali, karena menantunya dan juga anaknya harus meminta maaf padanya."Kalian berdua harus berjuang keras untuk cucu, kalau tidak Mami pingsan lagi."Mata Sarah pun melebar mendengarnya, sungguh ini adalah sesuatu yang teramat sangat tidak pernah terlintas di benaknya."Tante, jangan pingsan lagi. Saya akan merasa bersalah nanti," kata Sarah dengan panik."Tante?"Zahra pun bertanya karena kesal Sarah memanggilnya dengan sebutan --Tante--Sarah yang terlalu panik, kini bercampur bingung hanya bisa diam karena tidak mengerti."Mami! Kamu panggil saya, Mami. Seperti suami mu!" Tegas Zahra.

  • Bab 666

    Sarah pun melihat Dava dengan wajah cemas, perasaannya masih saja tidak tenang karena memikirkan keadaan Zahra.Merasa bersalah karena membuat Zahra sampai jatuh pingsan, bahkan kedua tangannya saling meremas.Bertambah lagi keringat dingin yang terus saja membanjiri tubuhnya."Mami, mau ketemu sama kamu."Dava pun memegang tangan Sarah, berniat untuk pergi bersama dengan dirinya menunju kamar kedua orang tuanya.Dimana Zahra sudah menunggu di sana, sungguh Sarah sangat tidak nyaman dengan keadaan yang seperti ini.Rasa bersalah terlalu besar di hatinya, hingga dirinya menjadi demikian."Kenapa?" Dava pun mengurungkan langkah kakinya saat akan melangkah.Karena, Sarah yang hanya tampak diam. Sepertinya tidak ingin untuk ikut dengan dirinya."Pak Dava, aku pulang aja, ya," kata Sarah dengan ragu."Kenapa? Mami, mau bertemu dengan kamu.""Sarah, nggak berani, Pak. Sarah, takut."Dava pun memilih untuk menatap wajah Sarah dengan serius, dirinya mengerti dengan keadaan Sarah saat ini."Kam

  • Bab 665

    "Mami, abis mimpi. Mimpi aneh, dalam mimpinya kamu tiba-tiba pulang bawa istri," Zahra pun memijat kepalanya yang masih terasa pusing.Dirinya melihat Dava yang berdiri tak jauh dari ranjangnya.Seakan wanita itu benar-benar terbangun dari tidur dan juga mimpi buruknya yang cukup menyeramkan itu."Gimana bawa istri? Menikah juga belum, Mami pusing kenapa bisa bermimpi seperti itu? Mungkin, karena terlalu lelah. Mami, butuh istirahat, soalnya mimpinya seperti nyata," Zahra pun mengusap wajahnya hingga beberapa kali.Menenangkan diri setelah terbangun dari hal yang dia anggap adalah sebuah mimpi.Lantas bagaimana dengan Dava setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Zahra?Dava pun berjalan ke arah Zahra, kemudian duduk di sisi ranjang berdekatan dengan sang Mami.Dava ingin berbicara dengan serius, berharap pula tidak lagi pingsan. Bagaimana pun dirinya memang salah, menikah tanpa meminta izin kepada orang tuanya sama sekali. Sangat tidak dibenarkan.Maka dari itu Dava ingin dimaafkan

More Chapter

Reader Comments

lanjut thor.. tambah seru aja fikri ......‍♂️

Akhirnyaaa. Penat hari hari tebus koin sebab nak baca je

masih bertanya sampai sekarang ibu nya kinanti belum ketemu juga

tmbah kocak n seru banget kak

Happy Ending ......

tambah seru aja kyk nya nih, author bisa kasih saran gak, itu bonus sekali2 di acak dung, jgn yg tinggi terus

semangat trus ya author.. ceritanya seru.. bikin baper, emosi, ketawa jadi 1

iya thor,,, cari aja klo nda percaya ... q kumpulin gem tiap akhir bulan q habiskan buat vote novelmu ini

wah....season 2 ya ...

akhirnya semua happy sesuai harapan......

wooowww end juga

lanjut season 2 Kak Hehehe

ya Kak, aku jadi terharu...... Hehe

ya Kak, kisah anak-anak nya juga nggak kalah panas, hehe

Hay Kaka, ....... Terima kasih

masyaa allaah..happy ending semuanya...lanjut kisah anak2 mereka........

terimakasih thor....aku masuk pertama kali di aplikasi gn ini krn cerita adam dan kinanti yg menarik sampai2 bela2in beli koin dan koin ..ngga mau ketinggalan kelanjutan dari kisah mereka....dan aku jadi gemar baca novel on line...

tamat . makasih ka aku suka novel ini . berawal dr cerita kinanti dan adam aku jd suka baca novel ...

waduh udah tamat aja ya torrrrrr

kereeen, terimakasih susah membuat hari-hari lebih berwarna

udah tamat ajh thor.. nga nyangka, awal iseng buka baca bab 1 langsung tertarik sampe brkali" beli koin biar nga ketinggalan ceritanya, novel ol pertama yg bikin rela"in beli koin terus... saking penasaran banget , pernah awal" baca sampe gadang jam 5pagi baru tidur trlalu larut dama ceritanya .....

duh udah tamat aja thor...

terimakasih Thor udh bikin pembaca senang barakaallah buat Thor di tunggu seson 2ya

demi novel ini aku sering banget minta beliin koin sama suami.karna novel ini aku yg ga suka baca jadi ketagihan baca novel...sampe daftar pustaka ku banyaj.novel ini yang bikin aku tertarik buat donload aplikasi ini.ceritanya seru lucu bagus bikin penasaran.the best pokoknya....

padahal msh pengen liat kebucinan ferdian zahra. msh greget sm mereka

ga sabar nunggu part 2 thor

terimakasih kembali .........buat author, ceritan novel Adam Kinanti yg masyaallah menguras emosi, sedih, kocak,lucu dan bahagia menjadi satu....sukses terus buat author Munthe, semoga ceritan novel Mentari fikri dan kenan ngk kalah seruuuu.......

terima kasih thor atas cerita yg luar biasa...ini novel ol pertama yg saya baca lgsg bikin jatuh hati dan saya jd seneng lg baca stlh brtahun2 ga pernah baca buku... sukses trs ya ka munthe n smg sll diberi kesehatan...

Terima kasiiiiiiiiiih Thor... cerita nya TOP pakai banget ...

klo bsa masukin poto2 pemeran ny dong

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on MegaNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
Scan code to read on App