"Kenapa kau mengambil keputusan ini Kinanti?"
Adam tidak mengerti dengan jalan pikiran Kinanti, mengapa bisa-bisa nya menceritakan tentang pernikahan mereka pada orang lain.Kinanti menarik napas dengan berat, tahu akan perasaan Adam saat ini."Tidak usah takut Mas, tidak akan ada yang tahu selain dia," Kinanti berusaha meyakinkan Adam, sekalipun hati begitu sakit.Adam sebenarnya masih ragu, bagaimana bisa Serena menutup mulutnya dengan rapat tanpa memberLatest Chapter
Ucapan Terima Kasih
Hay semuanya.Semoga kita semua selalu ada dalam lindungan sang pencipta.Saya ucapkan terima kasih kepada semua para pembaca setia saya, dimana kalian sudah mengikuti cerita ini sampai selesai.Sedikit bercerita tentang buku ini.Saya tidak pernah menyangka bahwa novel ini bisa mendapatkan banyak pembaca.Menurut saya pribadi, pembaca sampai 3M itu tidak sedikit dan tidak semua orang bisa mendapatkannya.Di buku ini banyak kekurangannya, mulai dari tulisan dan juga mungkin isi yang kurang berkenan di hati pembaca setia saya ucapkan maaf kepada kalian semua.Namun, saya juga ingin mengatakan bahwa, saya bukan seorang penulis hebat.Saya pun tidak pernah hobi dalam menulis, begitu juga dengan membaca.Kedua hal ini sangat saya hindari sejak dulu.Tetapi, mendadak hati saya tertantang karena pernah membaca novel yang menurut saya tidak masuk akal.Hingga saya pun memutuskan untuk menuliskan sebuah buku.Dari sana saya mulai berpikir bahwa menulis tidak seburuk dan melelahkan seperti yan
Bab 669
Kinanti berdiri di balkon kamarnya, malam terasa semakin dingin. Namun, matanya engan terpejam, bayang-bayang luka penuh dengan nestapa membuatnya kembali pada masa lalu yang sudah lama terkubur dalam.Kejadian itu yang menyeretnya masuk pada kehidupan Adam, keinginan ingin pergi jauh dan melupakan apa yang terlah terjadi justru semua tidak sesuai dengan harapan.Nyatanya, semakin mencoba untuk menjauh, semakin banyak pula rintangan yang dia lalui.Hingga, akhirnya benar-benar tak bisa lepas dari jerat Adam.Semuanya tak sampai dengan baik-baik saja, nyatanya luka berbalut air mata begitu menusuknya hingga seperti tidak tahu lagi harus berbuat apa.Karena, kenyataan terus saja memaksa, meskipun luka yang tertusuk sudah tak mampu lagi untuk di tahan."Sayang."Kehadiran Adam membuat Kinanti pun tersadar dari lamunanya.Lamunan yang membuatnya hanyut dalam masa lalu untuk sejenak saja.Sejenak namun cukup membuat dirinya merasa kembali pada masa lalu itu."Mas, udah pulang?""Udah, dari
Bab 668
Bulir-bulir air mata pun jatuh dari pelupuk mata, Mentari begitu terharu saat dokter mengatakan dirinya tengah berbadan dua.Bahkan kehamilannya sudah memasuki 6 Minggu.Selama ini sering kali merasa tidak nyaman pada bagian perutnya, tapi Mentari memilih tidak perduli.Hingga akhirnya jatuh pingsan saat sedang memeriksa pasiennya.Bertapa dirinya begitu terkejut bercampur bahagia karena mendengarkan hasil pemeriksaan dokter.Di saat beneran bulan yang lalu program kehamilan yang telah di jalaninya gagal, membuat harapannya seakan berakhir pula dengan putus asa."Sayang, kamu baik-baik saja?"Fikri yang baru saja sampai di buat bingung karena melihat tingkah istrinya.Dirinya sengaja meninggalkan rapat karena mengetahui keadaan Mentari yang sempat tidak sadarkan diri."Abang, Tari hamil," Mentari langsung menghambur memeluk suaminya.Rasanya sungguh sangat luar biasa dan membuat bahagia tanpa bisa di tutupi sama sekali.Begitu pun juga dengan Fikri yang begitu terkejut mendengarnya."
Bab 667
"Tidak usah terbebani dengan yang saya katakan, ya sudahlah. Karena, kalian pun sudah menikah dan Mami minta hadiah aja dari kalian. Cepat berikan Mami cucu ya," ujar Zahra.Membuat Sarah terkejut mendengarnya, sungguh tidak pernah terpikirkan sebelumnya tentang semua itu.Bahkan Zahra sendiri yang meminta padanya, Zahra menyadari keterkejutan yang dirasakan oleh Sarah.Tapi Zahra tidak perduli sama sekali, karena menantunya dan juga anaknya harus meminta maaf padanya."Kalian berdua harus berjuang keras untuk cucu, kalau tidak Mami pingsan lagi."Mata Sarah pun melebar mendengarnya, sungguh ini adalah sesuatu yang teramat sangat tidak pernah terlintas di benaknya."Tante, jangan pingsan lagi. Saya akan merasa bersalah nanti," kata Sarah dengan panik."Tante?"Zahra pun bertanya karena kesal Sarah memanggilnya dengan sebutan --Tante--Sarah yang terlalu panik, kini bercampur bingung hanya bisa diam karena tidak mengerti."Mami! Kamu panggil saya, Mami. Seperti suami mu!" Tegas Zahra.
Bab 666
Sarah pun melihat Dava dengan wajah cemas, perasaannya masih saja tidak tenang karena memikirkan keadaan Zahra.Merasa bersalah karena membuat Zahra sampai jatuh pingsan, bahkan kedua tangannya saling meremas.Bertambah lagi keringat dingin yang terus saja membanjiri tubuhnya."Mami, mau ketemu sama kamu."Dava pun memegang tangan Sarah, berniat untuk pergi bersama dengan dirinya menunju kamar kedua orang tuanya.Dimana Zahra sudah menunggu di sana, sungguh Sarah sangat tidak nyaman dengan keadaan yang seperti ini.Rasa bersalah terlalu besar di hatinya, hingga dirinya menjadi demikian."Kenapa?" Dava pun mengurungkan langkah kakinya saat akan melangkah.Karena, Sarah yang hanya tampak diam. Sepertinya tidak ingin untuk ikut dengan dirinya."Pak Dava, aku pulang aja, ya," kata Sarah dengan ragu."Kenapa? Mami, mau bertemu dengan kamu.""Sarah, nggak berani, Pak. Sarah, takut."Dava pun memilih untuk menatap wajah Sarah dengan serius, dirinya mengerti dengan keadaan Sarah saat ini."Kam
Bab 665
"Mami, abis mimpi. Mimpi aneh, dalam mimpinya kamu tiba-tiba pulang bawa istri," Zahra pun memijat kepalanya yang masih terasa pusing.Dirinya melihat Dava yang berdiri tak jauh dari ranjangnya.Seakan wanita itu benar-benar terbangun dari tidur dan juga mimpi buruknya yang cukup menyeramkan itu."Gimana bawa istri? Menikah juga belum, Mami pusing kenapa bisa bermimpi seperti itu? Mungkin, karena terlalu lelah. Mami, butuh istirahat, soalnya mimpinya seperti nyata," Zahra pun mengusap wajahnya hingga beberapa kali.Menenangkan diri setelah terbangun dari hal yang dia anggap adalah sebuah mimpi.Lantas bagaimana dengan Dava setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Zahra?Dava pun berjalan ke arah Zahra, kemudian duduk di sisi ranjang berdekatan dengan sang Mami.Dava ingin berbicara dengan serius, berharap pula tidak lagi pingsan. Bagaimana pun dirinya memang salah, menikah tanpa meminta izin kepada orang tuanya sama sekali. Sangat tidak dibenarkan.Maka dari itu Dava ingin dimaafkan

Reader Comments
Kinanti benar benar ngak punya harga diri untuk apa bertahan kalau ujung ujungnya tersakiti lebih baik pergi menjauh bodoh
ceritanya semakin menarik
bagusss sekali ceritanya kasian kinanti
mengemaskan ceritanya,,,tp hrs pake koin .........
bner banget... klo dfilmkan menang banyak tuh yg dpt peran Adam. hahahha
kecewa sana kinanti. harusnya dy tdk mncintai adam. apalagi adam yg egois. gemeess mau baca Bab slnjutnya nunggu koin dlu
harus extra saabaaarrrrrr buat membaca bab berikutnyaaaaaa
kejam sekali kamu Adam sudah kamu yg bobol keperawanan nya Kinanti dan skrg juga gak kamu bolehkan dia bersama laki2 lain dan juga kamu tidak mencintai dia, kasihan sekali nasip mu Kinanti
kasian Kinanti nya mas ......
Heemm, menyedihkn
jalan ceritanya bagus terus buat penasaran lg setiap babnya
kek nya Adam udah jatuh cinta jg sama Kinanti, tp belum menyadarinya
penasaran .......
Kasian amet Kinanti
setuju banget
jangan gitu dong masa kinanti yg harus jatuh cinta duluan enak di adam menang banyak adam egois. kinanti dengan yg lain gak boleh sementara melarang jatuh cinta kepadanya
karakter Adam ko jd egois GT ya maunya dia apa sih dkt sm cowok lain gak BLH tp gak BLH jth cinta sm dia tp ditidurin jg kshn bgt Kinanti udh cr cowo lain aja tggln tuh Adam biar khlgn pas lg sayang"nya
tunggulh esok. sepatutnya 4 bab dibaca free 1 bab. jgn pelit Sgt. byk sdh uwang masuk pocket.
kasian Renata,,, Kinanti juga kasian
bonusx manani
lanjut thor
co kasi bab yg banyaklah jangan bikin orang penasaran..,....... ...,........
Adam teganya dirimu mempermainkan hati 2 wanita yg baik. semoga Renata segera menyadarinya dan Kinanti juga kenapa juga bertahan dirumah itu. carilah alasan apa saja buat tida seatap dengan Renata, kasian kan renata
pasti Adam jatuh cinta pada Kinanti lanjut Thor
munafik ato apa dam?mengakui kecantikan kinanti, ditiduri berkali2 tp bukan cinta katanya. ... sakitnya jd kmu kinanti
saya tidak suka dgn Adam yg egois,klo mmg tidak ada cinta sekalian aja Kinanti tidak usah dinafkahi bathin.dan seolah 2 memberi harapan.bukan tidak ada laki2 yg mau menerima kinanti.banyak.memang Adam mau menang sendiri.
bikin gregetan,jgn lama2 up nya
hey Kinan jangan terbuai sama si Adam tinggalkan saja dia buat apa bertahan toh dia jahat sampe bilang jangan jatuh cinta sama dia apa ga sakit hatimu ayolah pergi tinggalkan dia biar dia merasa nyesal bawa juga anaknya kalo bisa jangan di perlihatkan sama dia biar dia mencari-cari kalian
ceritanya bagus TPI hanya bisa baca dikit,di potong harus baca pakai koin,,harusnya di jeda iklan aja selanjutnya bisa baca terus ,klu harus pakai koin GK bisa kemahalnlh
haishhh kinanti kinanti..