Latest Chapter
Ucapan Terima Kasih
Hay semuanya.Semoga kita semua selalu ada dalam lindungan sang pencipta.Saya ucapkan terima kasih kepada semua para pembaca setia saya, dimana kalian sudah mengikuti cerita ini sampai selesai.Sedikit bercerita tentang buku ini.Saya tidak pernah menyangka bahwa novel ini bisa mendapatkan banyak pembaca.Menurut saya pribadi, pembaca sampai 3M itu tidak sedikit dan tidak semua orang bisa mendapatkannya.Di buku ini banyak kekurangannya, mulai dari tulisan dan juga mungkin isi yang kurang berkenan di hati pembaca setia saya ucapkan maaf kepada kalian semua.Namun, saya juga ingin mengatakan bahwa, saya bukan seorang penulis hebat.Saya pun tidak pernah hobi dalam menulis, begitu juga dengan membaca.Kedua hal ini sangat saya hindari sejak dulu.Tetapi, mendadak hati saya tertantang karena pernah membaca novel yang menurut saya tidak masuk akal.Hingga saya pun memutuskan untuk menuliskan sebuah buku.Dari sana saya mulai berpikir bahwa menulis tidak seburuk dan melelahkan seperti yan
Bab 669
Kinanti berdiri di balkon kamarnya, malam terasa semakin dingin. Namun, matanya engan terpejam, bayang-bayang luka penuh dengan nestapa membuatnya kembali pada masa lalu yang sudah lama terkubur dalam.Kejadian itu yang menyeretnya masuk pada kehidupan Adam, keinginan ingin pergi jauh dan melupakan apa yang terlah terjadi justru semua tidak sesuai dengan harapan.Nyatanya, semakin mencoba untuk menjauh, semakin banyak pula rintangan yang dia lalui.Hingga, akhirnya benar-benar tak bisa lepas dari jerat Adam.Semuanya tak sampai dengan baik-baik saja, nyatanya luka berbalut air mata begitu menusuknya hingga seperti tidak tahu lagi harus berbuat apa.Karena, kenyataan terus saja memaksa, meskipun luka yang tertusuk sudah tak mampu lagi untuk di tahan."Sayang."Kehadiran Adam membuat Kinanti pun tersadar dari lamunanya.Lamunan yang membuatnya hanyut dalam masa lalu untuk sejenak saja.Sejenak namun cukup membuat dirinya merasa kembali pada masa lalu itu."Mas, udah pulang?""Udah, dari
Bab 668
Bulir-bulir air mata pun jatuh dari pelupuk mata, Mentari begitu terharu saat dokter mengatakan dirinya tengah berbadan dua.Bahkan kehamilannya sudah memasuki 6 Minggu.Selama ini sering kali merasa tidak nyaman pada bagian perutnya, tapi Mentari memilih tidak perduli.Hingga akhirnya jatuh pingsan saat sedang memeriksa pasiennya.Bertapa dirinya begitu terkejut bercampur bahagia karena mendengarkan hasil pemeriksaan dokter.Di saat beneran bulan yang lalu program kehamilan yang telah di jalaninya gagal, membuat harapannya seakan berakhir pula dengan putus asa."Sayang, kamu baik-baik saja?"Fikri yang baru saja sampai di buat bingung karena melihat tingkah istrinya.Dirinya sengaja meninggalkan rapat karena mengetahui keadaan Mentari yang sempat tidak sadarkan diri."Abang, Tari hamil," Mentari langsung menghambur memeluk suaminya.Rasanya sungguh sangat luar biasa dan membuat bahagia tanpa bisa di tutupi sama sekali.Begitu pun juga dengan Fikri yang begitu terkejut mendengarnya."
Bab 667
"Tidak usah terbebani dengan yang saya katakan, ya sudahlah. Karena, kalian pun sudah menikah dan Mami minta hadiah aja dari kalian. Cepat berikan Mami cucu ya," ujar Zahra.Membuat Sarah terkejut mendengarnya, sungguh tidak pernah terpikirkan sebelumnya tentang semua itu.Bahkan Zahra sendiri yang meminta padanya, Zahra menyadari keterkejutan yang dirasakan oleh Sarah.Tapi Zahra tidak perduli sama sekali, karena menantunya dan juga anaknya harus meminta maaf padanya."Kalian berdua harus berjuang keras untuk cucu, kalau tidak Mami pingsan lagi."Mata Sarah pun melebar mendengarnya, sungguh ini adalah sesuatu yang teramat sangat tidak pernah terlintas di benaknya."Tante, jangan pingsan lagi. Saya akan merasa bersalah nanti," kata Sarah dengan panik."Tante?"Zahra pun bertanya karena kesal Sarah memanggilnya dengan sebutan --Tante--Sarah yang terlalu panik, kini bercampur bingung hanya bisa diam karena tidak mengerti."Mami! Kamu panggil saya, Mami. Seperti suami mu!" Tegas Zahra.
Bab 666
Sarah pun melihat Dava dengan wajah cemas, perasaannya masih saja tidak tenang karena memikirkan keadaan Zahra.Merasa bersalah karena membuat Zahra sampai jatuh pingsan, bahkan kedua tangannya saling meremas.Bertambah lagi keringat dingin yang terus saja membanjiri tubuhnya."Mami, mau ketemu sama kamu."Dava pun memegang tangan Sarah, berniat untuk pergi bersama dengan dirinya menunju kamar kedua orang tuanya.Dimana Zahra sudah menunggu di sana, sungguh Sarah sangat tidak nyaman dengan keadaan yang seperti ini.Rasa bersalah terlalu besar di hatinya, hingga dirinya menjadi demikian."Kenapa?" Dava pun mengurungkan langkah kakinya saat akan melangkah.Karena, Sarah yang hanya tampak diam. Sepertinya tidak ingin untuk ikut dengan dirinya."Pak Dava, aku pulang aja, ya," kata Sarah dengan ragu."Kenapa? Mami, mau bertemu dengan kamu.""Sarah, nggak berani, Pak. Sarah, takut."Dava pun memilih untuk menatap wajah Sarah dengan serius, dirinya mengerti dengan keadaan Sarah saat ini."Kam
Bab 665
"Mami, abis mimpi. Mimpi aneh, dalam mimpinya kamu tiba-tiba pulang bawa istri," Zahra pun memijat kepalanya yang masih terasa pusing.Dirinya melihat Dava yang berdiri tak jauh dari ranjangnya.Seakan wanita itu benar-benar terbangun dari tidur dan juga mimpi buruknya yang cukup menyeramkan itu."Gimana bawa istri? Menikah juga belum, Mami pusing kenapa bisa bermimpi seperti itu? Mungkin, karena terlalu lelah. Mami, butuh istirahat, soalnya mimpinya seperti nyata," Zahra pun mengusap wajahnya hingga beberapa kali.Menenangkan diri setelah terbangun dari hal yang dia anggap adalah sebuah mimpi.Lantas bagaimana dengan Dava setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Zahra?Dava pun berjalan ke arah Zahra, kemudian duduk di sisi ranjang berdekatan dengan sang Mami.Dava ingin berbicara dengan serius, berharap pula tidak lagi pingsan. Bagaimana pun dirinya memang salah, menikah tanpa meminta izin kepada orang tuanya sama sekali. Sangat tidak dibenarkan.Maka dari itu Dava ingin dimaafkan

Reader Comments
baguuuusss
pelajaran buat Tama...sk kapok
rasai luh,, emang enak .........
Keyla terlalu murah an ...ngejar2 Tama ga malu dia kasihan dek Nanda Agatha Sanjaya ...
tama di lema kasihan juga melihatnya ini gara2 si kayla udah tahu tama g cinta dia tetap aja ngerebut
.........koin mahal.sampai sini baca kisah xd happy ending.cukup lh utk kinanti dan adam
jgn bikin tama mati dong thor..napa pengennya Tama kembali ke nada..sungguh aku marah tp..gitu deh
selesaiin dulu dong cerita yg ini thor biar gk gantung terus, sayang beli koin udah abis berapa tp cerita gk selesai2 kaya gini digantung terus
sbner nya Tama masi syg sma Nada dan Tama jga gk mw pisah sma Nada tpi krna keadaan ibunya ( Mira ) Tama tidak bisa berbuat apa apa,,,,, semangat Thor yok up lagi.
kerjayin Keyla tu bukan Tama...hmmmm
biar mampus kau Tama sialan
q yang kesel ada tanda cinta nya di badan tama, lah kl cm ngawinin aja ngapain di tidurin, kan sudah tunai janji ngawinin, wkwk, jd nya kan nikmatin juga tama, kl dia diemin kayla g ngasih nafkah batin kayla bisa apa
terlalu sedikit bab2 nya...supaya kita ga nunggu2..ending ak
rasain sebaiknya mulut Kayla di bogem juga
yess tama mati...gedek bgt, jd laki jahat banget biar kata cinta klo lo gak bisa memperjuangkan dan mempertahankannya sama ajah bullshit... CEO koq g*bl*k, klo cinta Nada ya lo perjuangin bukan malah lo cere in apapun alasannya. Rungkad
satu bab klu setiap hari la ini ber hati2 cm st bab gk niat banget mending gk usah nulis thor selesaikan aja dan tamat
Setuju banget
Iya harusnya gitu... Ini kok langsung nikah saja sama Keyla... Bikin kesal dan kecewa banget
waktu ibunya tama sekarat harusnya tama diskusikan dengan nanda... mungkin dr keluarga nada ad yg bisa mndonorkan ginjanya atau keluarga nada bisa membantu mencari pendonor.. ini kok bisa lngsung nikah sm keyla gara2 ginjal cocok... tak mikir apa gmn susahnya dptkan restu buat nikahin nada...
lanjut kak semangat menarik, bagaimana jln cerita, berharap happy ending, terutama nada, syukur bila Tama bisa kembali ke nada
thor pelit amat...cuma 1 bab aja...huhuhu
tau kan PELAKOR rasa nya seperti apa...?menqnti kehancuran para PELAKOR d dunia kaka thor...
Kaka Thor yg tersayang,, semoga Nada bisa bahagia dg anak tercinta nya tanpa Tama,, biar Tama menyesal & menderita selamanya
up lg thor
update bab banyak2 thor
lanjutt thoorr, sedikit bgt up nya,,
mampus kamu Tama, jangan biarkan Tama mati biar dia merasakan rasanya di sakiti
lanjut thor semangat up yaaaa keren dah
up lgi pleasee
tambah bab lg dong kak... lanjut semangat kakak