Bab 666
Sarah pun melihat Dava dengan wajah cemas, perasaannya masih saja tidak tenang karena memikirkan keadaan Zahra.

Merasa bersalah karena membuat Zahra sampai jatuh pingsan, bahkan kedua tangannya saling meremas.

Bertambah lagi keringat dingin yang terus saja membanjiri tubuhnya.

"Mami, mau ketemu sama kamu."

Dava pun memegang tangan Sarah, berniat untuk pergi bersama dengan dirinya menunju kamar kedua orang tuanya.

Dimana Zahra sudah menunggu di sana, sungguh Sarah sangat tidak nyaman dengan keadaan yang seperti ini.

Rasa bersalah terlalu besar di hatinya, hingga dirinya menjadi demikian.

"Kenapa?" Dava pun mengurungkan langkah kakinya saat akan melangkah.

Karena, Sarah yang hanya tampak diam. Sepertinya tidak ingin untuk ikut dengan dirinya.

"Pak Dava, aku pulang aja, ya," kata Sarah dengan ragu.

"Kenapa? Mami, mau bertemu dengan kamu."

"Sarah, nggak berani, Pak. Sarah, takut."

Dava pun memilih untuk menatap wajah Sarah dengan serius, dirinya mengerti dengan keadaan Sarah saat ini.

"Kam
Continue to read this book on the App

Related Chapters

Latest Chapter