Bab 95
Author: Ipak Munthe
last update2022-06-07 23:52:05

Adam terlalu stress memikirkan Kinanti, suara lembut panggilan Ayah padanya membuat perasaan menjadi kacau seketika.

Tekat untuk mengutarakan talak tiba-tiba hilang begitu saja, bahkan lenyap tanpa tahu cara mengutarakan nya.

Adam hanya duduk di ruang tamu, memijat kepalanya dengan kedua tangannya. Sesaat kemudian Kinanti menuruni anak tangga dan melihat Adam duduk di sofa.

"Mas di sini? Aku pikir udah pulang," Kinanti tahu posisinya hanya sebuah selingan bahkan kini yang di pikirkan oleh nya k
Continue to read this book for free
Scan the code to download the app

Latest Chapter

  • Ucapan Terima Kasih

    Hay semuanya.Semoga kita semua selalu ada dalam lindungan sang pencipta.Saya ucapkan terima kasih kepada semua para pembaca setia saya, dimana kalian sudah mengikuti cerita ini sampai selesai.Sedikit bercerita tentang buku ini.Saya tidak pernah menyangka bahwa novel ini bisa mendapatkan banyak pembaca.Menurut saya pribadi, pembaca sampai 3M itu tidak sedikit dan tidak semua orang bisa mendapatkannya.Di buku ini banyak kekurangannya, mulai dari tulisan dan juga mungkin isi yang kurang berkenan di hati pembaca setia saya ucapkan maaf kepada kalian semua.Namun, saya juga ingin mengatakan bahwa, saya bukan seorang penulis hebat.Saya pun tidak pernah hobi dalam menulis, begitu juga dengan membaca.Kedua hal ini sangat saya hindari sejak dulu.Tetapi, mendadak hati saya tertantang karena pernah membaca novel yang menurut saya tidak masuk akal.Hingga saya pun memutuskan untuk menuliskan sebuah buku.Dari sana saya mulai berpikir bahwa menulis tidak seburuk dan melelahkan seperti yan

  • Bab 669

    Kinanti berdiri di balkon kamarnya, malam terasa semakin dingin. Namun, matanya engan terpejam, bayang-bayang luka penuh dengan nestapa membuatnya kembali pada masa lalu yang sudah lama terkubur dalam.Kejadian itu yang menyeretnya masuk pada kehidupan Adam, keinginan ingin pergi jauh dan melupakan apa yang terlah terjadi justru semua tidak sesuai dengan harapan.Nyatanya, semakin mencoba untuk menjauh, semakin banyak pula rintangan yang dia lalui.Hingga, akhirnya benar-benar tak bisa lepas dari jerat Adam.Semuanya tak sampai dengan baik-baik saja, nyatanya luka berbalut air mata begitu menusuknya hingga seperti tidak tahu lagi harus berbuat apa.Karena, kenyataan terus saja memaksa, meskipun luka yang tertusuk sudah tak mampu lagi untuk di tahan."Sayang."Kehadiran Adam membuat Kinanti pun tersadar dari lamunanya.Lamunan yang membuatnya hanyut dalam masa lalu untuk sejenak saja.Sejenak namun cukup membuat dirinya merasa kembali pada masa lalu itu."Mas, udah pulang?""Udah, dari

  • Bab 668

    Bulir-bulir air mata pun jatuh dari pelupuk mata, Mentari begitu terharu saat dokter mengatakan dirinya tengah berbadan dua.Bahkan kehamilannya sudah memasuki 6 Minggu.Selama ini sering kali merasa tidak nyaman pada bagian perutnya, tapi Mentari memilih tidak perduli.Hingga akhirnya jatuh pingsan saat sedang memeriksa pasiennya.Bertapa dirinya begitu terkejut bercampur bahagia karena mendengarkan hasil pemeriksaan dokter.Di saat beneran bulan yang lalu program kehamilan yang telah di jalaninya gagal, membuat harapannya seakan berakhir pula dengan putus asa."Sayang, kamu baik-baik saja?"Fikri yang baru saja sampai di buat bingung karena melihat tingkah istrinya.Dirinya sengaja meninggalkan rapat karena mengetahui keadaan Mentari yang sempat tidak sadarkan diri."Abang, Tari hamil," Mentari langsung menghambur memeluk suaminya.Rasanya sungguh sangat luar biasa dan membuat bahagia tanpa bisa di tutupi sama sekali.Begitu pun juga dengan Fikri yang begitu terkejut mendengarnya."

  • Bab 667

    "Tidak usah terbebani dengan yang saya katakan, ya sudahlah. Karena, kalian pun sudah menikah dan Mami minta hadiah aja dari kalian. Cepat berikan Mami cucu ya," ujar Zahra.Membuat Sarah terkejut mendengarnya, sungguh tidak pernah terpikirkan sebelumnya tentang semua itu.Bahkan Zahra sendiri yang meminta padanya, Zahra menyadari keterkejutan yang dirasakan oleh Sarah.Tapi Zahra tidak perduli sama sekali, karena menantunya dan juga anaknya harus meminta maaf padanya."Kalian berdua harus berjuang keras untuk cucu, kalau tidak Mami pingsan lagi."Mata Sarah pun melebar mendengarnya, sungguh ini adalah sesuatu yang teramat sangat tidak pernah terlintas di benaknya."Tante, jangan pingsan lagi. Saya akan merasa bersalah nanti," kata Sarah dengan panik."Tante?"Zahra pun bertanya karena kesal Sarah memanggilnya dengan sebutan --Tante--Sarah yang terlalu panik, kini bercampur bingung hanya bisa diam karena tidak mengerti."Mami! Kamu panggil saya, Mami. Seperti suami mu!" Tegas Zahra.

  • Bab 666

    Sarah pun melihat Dava dengan wajah cemas, perasaannya masih saja tidak tenang karena memikirkan keadaan Zahra.Merasa bersalah karena membuat Zahra sampai jatuh pingsan, bahkan kedua tangannya saling meremas.Bertambah lagi keringat dingin yang terus saja membanjiri tubuhnya."Mami, mau ketemu sama kamu."Dava pun memegang tangan Sarah, berniat untuk pergi bersama dengan dirinya menunju kamar kedua orang tuanya.Dimana Zahra sudah menunggu di sana, sungguh Sarah sangat tidak nyaman dengan keadaan yang seperti ini.Rasa bersalah terlalu besar di hatinya, hingga dirinya menjadi demikian."Kenapa?" Dava pun mengurungkan langkah kakinya saat akan melangkah.Karena, Sarah yang hanya tampak diam. Sepertinya tidak ingin untuk ikut dengan dirinya."Pak Dava, aku pulang aja, ya," kata Sarah dengan ragu."Kenapa? Mami, mau bertemu dengan kamu.""Sarah, nggak berani, Pak. Sarah, takut."Dava pun memilih untuk menatap wajah Sarah dengan serius, dirinya mengerti dengan keadaan Sarah saat ini."Kam

  • Bab 665

    "Mami, abis mimpi. Mimpi aneh, dalam mimpinya kamu tiba-tiba pulang bawa istri," Zahra pun memijat kepalanya yang masih terasa pusing.Dirinya melihat Dava yang berdiri tak jauh dari ranjangnya.Seakan wanita itu benar-benar terbangun dari tidur dan juga mimpi buruknya yang cukup menyeramkan itu."Gimana bawa istri? Menikah juga belum, Mami pusing kenapa bisa bermimpi seperti itu? Mungkin, karena terlalu lelah. Mami, butuh istirahat, soalnya mimpinya seperti nyata," Zahra pun mengusap wajahnya hingga beberapa kali.Menenangkan diri setelah terbangun dari hal yang dia anggap adalah sebuah mimpi.Lantas bagaimana dengan Dava setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Zahra?Dava pun berjalan ke arah Zahra, kemudian duduk di sisi ranjang berdekatan dengan sang Mami.Dava ingin berbicara dengan serius, berharap pula tidak lagi pingsan. Bagaimana pun dirinya memang salah, menikah tanpa meminta izin kepada orang tuanya sama sekali. Sangat tidak dibenarkan.Maka dari itu Dava ingin dimaafkan

More Chapter

Reader Comments

eh salah ... maksudnya kecanduan kinanti

adam kecanduan renata

sampi bab 575 bru tamat

ya sebaikx begitu kinan.

koin² oh koin

ini sampai berapa bab ya,udah bab 95,udah ngabisin 90rban lebih ga tamat ramat ...

mahal banget ya kalau ada bukunya enak ya kk

bagai mana cerita selanjut nya ini kan Renata sudah hamil, klo boleh lah kak buat Renata keguguran dan tidak punya anak lagi biar Kinanti dan anaknya mendapatkan kebahagiaan yg seuyuh nya

enak aja jangan minta jatah sm kinanti sebentar lagi juga ditalak, adam licik jangan mau enak saja pikirkan kedepan bagaimana sebegitu tunduk juga sm renata jangan plin-plan jadi laki

minta nasihat sama mama sarah dan papa agata ,langkah yg harus di ambil,biar gmn pun ada fikri

sayang ..jadi tambah penasaran

hati ini berpihak pada Kinanti ..kenapa ya padahal orang ketiga dalam rumahtangga

dam dam, yg awalnya kecelakaan g sengaja,skrg jd candu ya......

lanjutkan ya

Lanjutkan pakai iklan dong

pilih kinanti aja, yang udh pasti ga mengkhianati adam, ga kaya renata dulu diam2 selingkuh dibelakang adam, sama sahabat nya pulaa ...

semangat thor pasti ada jln keluarnya.

meskipun Kinanti istri siri tapi tutur katanya sopan,g mudah emosi tapi lain halnya dengan Renata. suka marah² dan perilakunya kasar...pantesan Adam nyaman sama kinanti

kenapa makin pendek cerita per episode nya sedangkan membuka bab selanjutnya harus 9 koin...

terbentur dgn koin......

sy beli koin 17.720, 2x dan 57rb.. gk nympe selesai baca, udh hrs isi lg .. salah ny dmn coba, masa hmpr 100rb dlm itungan jam gk bs buka lg

Adam harus minta saran org tuanya

udh 2x beli koin berhasil skg mau beli lagi kok gk bisa ya... tulisannya pembayarannya gagal. tolong dong gmn cranya spy bisa lagi beli koin

lama2 x sich apdate nya...gk sabaran nie

Critanya masih ada sambungan? Klu ada update ya thor...

gak masuk akal thor siapa wanita yang mau di madu dgn alasan apapun,, terlalu menjijikan drimu menciptakan karakter seperti adam, wanita semua di siksa batinnya pas lgi hamil gak kinan gak renata,,, gak ada kejelasan mau mana, atau mau keduanya??? mf dri ku emg baperan...

eh salah,,kok Serena sih..Renata yes 。◕‿◕。

jangan serakah jadi laki2..harus bisa nglepasin salah satunya..kalo merasa masih mencinta Serena,ya harus rela nglepas Kinanti,,biar dia cari kebahagiaanny sendiri..jangan mikirin dari sendiri aja..egois.

duh,biar donk kinanti cerai kasihan nasibnya terus di gantung bgni

Adam kyknya harus minta saran orang tuanya.. jangan gegabah, mau aja diancem-ancem

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on MegaNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
Scan code to read on App